Fenomena Balap Lari Liar di Jakarta Sangat Merisaukan

Fenomena Balap Lari Liar di Jakarta Sangat Merisaukan

Kaum remaja memang penuh tingkah yang aneh. Mereka kerap melakukan berbagai aksi yang menantang dan merisaukan. Demikian dengan kaum remaja di Jakarta dan sekitarnya. Ada saja ulah yang mereka lakukan.

Kalau sebelumnya para remaja dikenal senang mengadakan lomba balap liar motor, sekarang ada fenomena baru yang dilakukan kaum remaja. Seperti yang dilakukan beberapa remaja di Kecamatan Ciracas baru-baru ini.

Sempat beredar postingan sebuah video lomba lari  sepanjang 122 meter di Jalan Saibun, Kelurahan/Kecamatan Ciracas yang diunggah akun Instagram @kabarciracas.

"Hal ini harus diberantas. Tidak dibolehkan, sebab ini rawan perjudian dan ada potensi tawuran. Seperti yang kami dapati di lokasi, beberapa remaja kedapatan bertaruh judi poker online setelah selesai mengadakan lomba balap liar tersebut." kata Mamad saat dikonfirmasi di Ciracas, Jakarta Timur, Minggu (13/9/2020).

Balap Lari Liar Mengundang Kerumunan Masa

Menurutnya dengan atau tanpa menutup jalan raya aksi balap lari tak boleh dilakukan, terlebih di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang.

Pasalnya aksi balap lari memicu kerumunan penonton di sepanjang jalan yang jadi arena sehingga berpotensi memicu penularan Covid-19.

Terlebih dalam kondisi pandemi Covid-19 seperti. Ternyata banyak sekali dari mereka yang tidak menggunakan masker. Walaupun balapannya tidak menggunakan kendaraan tetap ini tidak boleh," ujarnya.

Namun dia belum dapat memastikan apa para remaja yang menggelar lomba lari dalam postingan @kabarciracas tersebut warganya atau bukan.

Mamad menuturkan jajarannya bersama Polsek dan Koramil bakal berupaya meningkatkan pengawasan agar kasus serupa tidak terulang.

"Pengawasan akan ditingkatkan, khususnya di saat malam hari. Kita juga minta peran dari pengurus RT/RW agar jangan sampai ada kejadian seperti ini," tuturny

Balap Lari Liar di Tangerang

Seperti di wilayah Jakarta, balap lari liar juga  terjadi di daerah Tangerang tepatnya di Tangerang Selatan. Airin Rachmi Diany selaku Wali Kota Tangerang Selatan Airin mengaku baru mengetahui fenomena balap lari liar yang belakangan marak di wilayahnya.

Seperti diketahui, balap lari liar tengah menjadi fenomena baru di sejumlah wilayah di Jabodetabek, termasuk Tangerang Selatan (Tangsel).

Konsep balap liar yang umumnya menggunakan sepeda motor dan diadakan di jalan raya saat malam hari, kini berubah menjadi balap lari saja. Tanpa menggunakan mesin bermotor, para remaja mengadu kecepatan menggunakan dua kakinya.

Biasanya sejumlah remaja akan menutup akses jalan demi membuat lintasan balap. Perlombaan tidak resmi itupun menarik banyak perhatian hingga mengundang kerumunan.

Hampir setiap balap liar di Tangsel yang viral di media sosial, selalu terlihat kerumunan penonton yang ikut hanyut dalam euforia mendukung "joki" jagoannya.

Setengah kanget Airin malah bertanya balik kepada awak media yang bertanya kepaanya mengenai kejadian ini.

"masa sih ada balap liar di daerah saya? Waduh saya kecolongan kalau begitu. Kasih tahu di mana biar saya datangi." ujar Airin balik bertanya kepada awak media saat dimintai tanggapan terkait balap lari liar itu, di Pamulang Square, Pamulang, Tangsel, Senin (14/9/2020).

Saat diberi tahu bahwa sudah ada beberapa titik ajang balap lari liar di Tangsel, Airin mengecap bibir seperti gemas sekaligus kesal. Airin ingin langsung menyidak para remaja yang menggelar olahraga tidak pada tempatnya itu

""Silahkan kasih tahu titiknya ke saya. Nanti saya sidak. Mereka harus diberhentikan sebab alasan yang pertama ini sangat berbahaya, ngapain olahraga cari bahaya. Penyakit Covid-19 berbahaya, nyari bahaya lagi, kan pusing saya," ujar ibu dua anak ini.

Airin menduga maraknya aksi balap lari liar di wilayahnya itu karena mengikuti aksi serupa di wilayah lain seperti Jakarta.

Fenomena Aksi Balap Lari Liar Terjadi di Dinihari

Uniknya aksi para remaja atau Anak Baru Gede (ABG) seringkali direkam sendiri oleh mereka dengan berharap akan menjadi viral dan terkenal. Mereka tidak tahu bahwa hal itu justru akan mengundang remaja lain untuk melakukan hal serupa.

Para ABG itu sering memanfaatkan jalan raya saat balap lari liar. Hal itulah yang menimbulkan keresahan warga dan membahayakan pengendara jalan.

Hal serupa juga dilakukan di daerah Jakarta Timur. Beberapa pemuda melakukan balap lari liar di Jalan Cililitan Besar, Kramat Jati, Jakarta Timur. Ujung-ujungnya mereka diamankan pihak kepolisian Resort Metro Jakarta Timur, Sabtu (12/9/2020) dini hari.

Jajaran Polres Metro Jakarta Timur menangkap 27 pemuda pada Sabtu (12/9/2020) dini hari. Menurut petugas, adalah lebih baik anak remaj ini berdiam diri di rumah, bermain HP, atau kalau mau silahkan bermain Ceme online, ketimbang harus balapan liar seperti ini.

“Tim kami beserta jajaran sudah melakukan penindakan dan penertiban di wilayah Cililitan besar. Hal itu kami lakukan setelah mendapa laporan warga yang melaporkan adanya balap lari liar di tempat mereka. Kami mengamankan sekitar 27 Pemuda yang diduga ikut dan kumpul-kumpul dalam aksi balap lari tersebut," kata anggota tim Rajawali, Brigadir Bowo Arianto di Jakarta Timur, Sabtu (12/9/2020).

Demikian berita ini kami paparkan untuk Anda yang juga risau tentang fenomena di sekitar Anda. Semoga bermanfaat.